Jumat, 06 Maret 2015

LAPORAN PRAKERIN TKJ

LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
DI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
 (STKIP)
PASUNDAN CIMAHI

Laporan ini dibuat untuk memenuhi
Tugas Praktek Kerja Industri
Di Susun Oleh :

1.  DEDE ARIF SUHENDAR
2.  DEDE SAEROJI
3.  EDYA RIZKY SAPUTRA
4.  REZA MUHAMAD FAHLEVI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 MAJA
Jl. Pasukan Sindangkasih Maja Tlp./Fax. (0233-282480) Makalengka 45461





Maja ................ 2014




Ketua Program Studi Keahlian






Rohim Hermawan, S.Kom.
NIP : 19780705 200901 1 008
Pembimbing






Rohim Hermawan, S.Kom.
NIP : 19780705 200901 1 008







Mengetahui
Kepala SMK Negeri 1 Maja





Drs. Nono Mardono
NIP : 19620316 198512 1 001                


LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI


Cimahi, 28 Maret 2014



Mengetahui,


Kepala Lab IT /Bahasa






Rony Mohammad Rizal , S.T., M . Si
NIPY.181 4048

Pembimbing






 Prima Kusumah , S.T
NIPY.181 4069






Mengetahui
Ketua STKIP Pasundan Cimahi






Drs. H. Edi Komarudin, MM
NIPY.181 4036



KATA PENGANTAR


Alhamdulillahirabil’alamin, Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas laporan praktek kerja Industri.
Dibuatnya laporan ini bertujuan untuk dijadikan tanda bukti telah selesainya  dalam menyelesaikan Praktek Kerja Industri yang bertempat di STKIP Pasundan Cimahi dimulai dari tanggal 13 Januari 2014 hingga 28 Maret 2014.
Dalam penyusunan laporan ini tidak lepas dari bimbingan serta bantuan dari berbagai pihak. Baik secara moril maupun materil. Maka pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada :
1.        Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas prakerin ini.
2.        Ayahanda dan Ibunda yang senantiasa memberikan semangat dan do’a kepada kami sehingga kami mampu menyelesaikan tugas prakerin ini dengan sebaik mungkin.
3.        Bapak Prima Kusumah selaku pembimbing selama praktek kerja industri, yang telah banyak memberi ilmu, pengalaman dan pengetahuan kepada kami.
4.        Bapak Drs. Nono Mardono selaku kepala sekolah di SMK Negeri 1 Maja.
5.        Bapak Rohim Hermawan S.Kom. selaku ketua jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 1 Maja.
6.        Ibu Eti selaku wali kelas XI TKJ 1.
7.        Bapak dan Ibu guru serta staff dan karyawan di SMK Negeri 1 Maja.
8.        Bapak dan Ibu Dosen serta staff dan karyawan di STKIP Pasundan Cimahi.
9.        Seluruh teman dan sahabat yang telah membantu berupa do’a dan semangat.
10.    Seluruh keluarga yang telah membantu berupa do’a dan semangat.
11.    Serta seluruh pihak yang telah membantu kami yang tidak mungkin di sebutkan satu persatu.
Semoga amal baik bapak, ibu dan rekan sekalian yang telah membantu kami mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT.
Kami menyadari laporan ini masih jauh dari kata sempurna, karena itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika terjadi kekeliruan baik dari segi pengetikan atau dalam bahasa yang digunakan. Akhirnya kami berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. aamiin


Cimahi 28 Maret April 2014




HALAMAN JUDUL (COVER)
LEMBAR PENGESAHAN DARI SEKOLAH................................................. i
LEMBAR PENGESAHAN DARI INDUSTRI................................................ ii
KATA PENGANTAR....................................................................................... iii
DAFTAR ISI..................................................................................................... iv
BAB     I   PENDAHULUAN........................................................................... 1
1.1. Latar Belakang Pelaksanaan Prakerin....................................... 1
1.2. Tujuan Pelaksanaan Prakerin..................................................... 2
1.3. Manfa’at Pelaksanaan Prakerin................................................. 2
BAB    II  LOKASI DAN KONDISI OBYEKTIF LOKASI PRAKERIN.... 4
2.1  Lokasi Prakerin........................................................................... 4
2.1.1. Gambaran Umum Lokasi Prakerin....................................... 4
2.1.2 Letak Geografis Lokasi Prakerin.......................................... 7
2.2. Visi, Misi dan Tujuan Lokasi Prakerin....................................... 7
2.2.1. Visi STKIP Pasundan Cimahi.............................................. 7
2.2.2. Misi STKIP Pasundan Cimahi............................................. 7
2.2.3. Tujuan STKIP Pasundan Cimahi......................................... 8
                  2.3. Struktur Organisas...................................................................... 9
BAB    III  PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKERIN............................. 10
3.1. Waktu Pelaksanaan.................................................................. 10
3.2. Deskripsi Kegiatan Prakerin..................................................... 10
3.2.1. Merakit Personal Komputer............................................... 10
3.2.2. Menginstall Sistem Operasi................................................ 18
3.2.3. Pembuatan Dan Pengkabelan Jaringan LAN..................... 33


                   3.3. Kesan Dan Kendala Pelaksanaan Prakerin.............................. 38
3.3.1. Kesan Pelaksanaan Prakerin............................................... 38
3.3.2. Kendala Pelaksanaan Prakerin........................................... 38
BAB   IV  PENUTUP...................................................................................... 40
4.1. Kesimpulan............................................................................... 40
4.2. Saran – Saran............................................................................ 41
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 42
LAMPIRAN..................................................................................................... 43



1.1  Latar Belakang Pelaksanaan Prakerin
Saat ini keberadaan SMK disadari ataupun tidak memberikan dampak positif bagi dunia industri karena sebagian besar lulusanya dapat langsung beradaptasi dengan dunia kerja, walaupun disisi lain masih banyak kekurangan atau masih memerlukan penyesuaian dengan lingkungan dimana mereka ditempatkan. Namun paling tidak lulusan SMK sedikitnya sudah diperkenalkan sejak dibangku sekolah dengan istilah-istilah dunia industri sesuai dengan kompetensi (jurusan) yang dipilih di SMK.
Sebagai contoh, jika seorang siswa yang menempatkan diri di jurusan Teknik Komputer Jaringan atau biasa disebut TKJ paling tidak pengenalan komputer dan aplikasinya, dengan segala teori installasi,hardware, software, pemrograman telah diperkenalkan di sekolah walaupun sepintas tetapi dapat memberikan dampak positif pada kesiapan siswa-siswanya jika mereka lulus dikemudian hari dan harus bekerja pada perusahaan. Diharapkan dengan mempunyai berlatar belakang kejuruan siswa-siswa SMK dapat berprestasi di perusahaaan dengan menyandang predikat profesional. Profesionalisme dalan bekerja memerlukan proses panjang untuk dapat meraihnya, karena kata profesional tidak dapat diraih dengan cara instant namun namun perlu ketekunan, kesungguhan, kerja keras dan mempunyai visi dalam menghadapi suatu pekerjaan, maka predikat profesional tersebut dapat diraih.
             Untuk mencapai hal tersebut bagi siswa SMK penting diadakanya praktek kerja industri (PRAKERIN). Yang dimaksud prakerin adalah dimana setiap siswa akan diperkenalkan dengan teori sekaligus praktek ditempat dimana siswa tersebut mengikuti prakerin. Banyak hal  yang dapat kita temui selama mengikuti prakerin, siswa mendapat gambaran mengenai pekerjaan sebenarnya atas bimbingan dan arahan dari seorang pembimbing disetiap tempat prakerin. 

 Ketika mengikuti prakerin kita diajak untuk berpikir dan berinovasi dengan tujuan setelah mengikuti prakerin siswa dapat lebih kreatif dan inovatif agar dapat mengikuti perkembangan jaman khususnya kamajuan teknologi. Arahan pembimbing kepada siswa prakerin meliputi teori-teori dasar pemecahan masalah agar agar siswa-siswa ketika menghadapi permasalahan dapat dengan cepat menyelesaikan masalah tersebut.

1.2            Tujuan Pembuatan Laaporan Pelakssanaan Prakerin
Pengalaman kerja lapangan bukan berarti siswa hanya melihat apa yang ada di Industri kemudian melaporkannya ke sekolah, tetapi siswa diwajibkan memahami dan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dari sekolah maupun ilmu yang didapat dari industri. Maka siswa diwajibkan membuat laporan pengalaman kerja industri dalam bentuk karya tulis dengan tujuan :
1.        Siswa mampu memahami, menetapkan dan mengembangkan pelajaran yang didapat disekolah dan menerapkan didunia usaha ataupun industri.
2.        Siswa mampu mempertanggungjawabkan isi laporan yang dibuat.

1.3  Manfa’at Pelaksanaan Prakerin
Setiap kegiatan yang di lakukan tentunya memiliki manfa’atnya masing  masing , demikian pula dengan kegiatan PRAKERIN yang Alhamdulillah telah selesai di laksanakan.
Adapun manfaat yang di dapatkan dari pelaksanaan kegiatan PRAKERIN di antaranya :

1.        Menambah pengetahuan dan pengalaman baru dengan praktik kerja secara langsung di DU/DI.
2.        Menumbuhkan rasa percaya diri dengan keahlian baru yang di peroleh dari kegiatan PRAKERIN untuk meningkatkan keahlian Profesional yang telah di miliki yang selanjutnya di kembangkan dan di asah kembali di Sekolah.



1.      Melatih sikap disiplin, tanggung jawab, kerjasama, kreatifitas, serta tingkah laku.
2.      Mengetahui secara dini mengenai bagaimana teknis dan kinerja kerja di dunia usaha, yang dapat membuat kita mencapai keahlian professional kerja dalam waktu singkat yang di mana setelah lulus sekolah dengan terdapat PRAKERIN, tidak memerlukan waktu latihan yang lama untuk menjadi lulusan SMK yang siap kerja.

       Banyak manfa’at yang di dapat dari pelaksanaan kegiatan PRAKERIN yang tentunya bernilai positif khususnya bagi saya yang melaksanakan kegiatan ini di STKIP Pasundan Cimahi.



LOKASI DAN KONDISI OBYEKTIF TEMPAT PRAKERIN

2.1  Gambaran Umum Lokasi Prakerin

STKIP  Pasundan  Cimahi

      
        Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan  (STKIP) Pasundan Cimahi adalah suatu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk membina mahasiswa menjadi guru yang profesional dan tenaga kerja kependidikan lainnya.
        Pendirian Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan merupakan perwujudan dari cita-cita Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dalam rangka membantu pemerintah di bidang pendidikan.
Pada saat ini Yayasan Tinggi Pasundan memiliki Empat Lembaga Pendidikan, yaitu :
1.     Universites  Pasundan (UNPAS).
2.      Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pasundan.

1.      Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)     Pasundan Cimahi.                
2.      Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan di Sukabumi.
          STKIP Pasundan Cimahi resmi di dirikan pada tanggal 12 Juli 1986  dengan susunan pengurus pertama yaitu :
1.      Drs. Ateng Sopala (Ketua).
2.      Dr. Maman Abdurachman (Pembantu Ketua I).
3.      Drs. Nana Gunawan (Pembantu Ketua II).
4.      Drs. H.M. Odon Kardana (Pembantu Ketua III).
        Pada awal berdirinya, STKIP Pasundan Cimahi  memiliki tiga buah program studi yaitu :
1.      PMPKN.
2.      Pendidikan Bahasa Inggris.
3.      Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (sekarang PJKR).       
          Kebutuhan akan tenaga guru semakin mendesak dan tumbuhnya hasrat untuk meningkatkan dan memeratakan kemampuan para guru telah mendorong STKIP Pasundan Cimahi pada tahun 2007 untuk membuka program studi baru yaitu :
1.      Program Magister (S2).
2.      Pendidikan IPS.
3.      Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
4.      Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
       
     
 Hal tersebut sangat membantu bagi para guru , baik yang sudah memiliki D-II maupun D-III yang ingin meneruskan pendidikannya  ke jenjang  S1 maupun S2, terutama yang berada di Wilayah Kota Cimahi, Kota Bandung.
      Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat dengan memanfaatkan keberadaan STKIP Pasundan Cimahi terlebih setelah berlakunya Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen .
        Demikianlah gambaran umum STKIP Pasundan Cimahi yang selama ini telah menunjukan Penataan struktur organisasi STKIP Pasundan telah sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 1999.
        Sesuai dengan struktur baru, dewasa ini STKIP  Pasundan Cimahi memiliki tiga buah jurusan/program studi, yaitu :
1.      Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) (S1).
2.      Pendidikan Bahasa Inggris (S1).
3.      Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi (PJKR) (S1).
4.      Pendidikan IPS (S2).
        Di samping jurusan tersebut di atas, STKIP Pasundan mempunyai enam buah Unit Pelaksana Teknis (UPT), yaitu :
1.      UPT Penelitian.
2.      UPT Pengabdian Pada Masyarakat (PPM).
3.      UPT Program Pengalaman Lapangan (PPL) dan  Microteachhing.
4.      UPT Perpustakaan.
5.      UPT Laboratorium Bahasa.
6.      UPT Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.





2.2  Letak Geografis  Lokasi Prakerin 
 LETAK STKIP PASUNDAN CIMAHI
        Sekolah Tinggi Keguruan Pasundan ( STKIP ) Cimahi terletak di Jalan Permana nomor 32B Kota Cimahi.
        Adapun Kota Cimahi terletak pada koordinat 106°‚ 40° bujur timur dan 6°‚ 55° Lintang Selatan. Dengan variasi ketinggian 700-1075 meter diatas permukaan laut, memiliki temperatur berkisar antara 18°C - 29°C.
       Kota ini terletak di antara Kabupaten Bandung Kabupaten Bandung Barat. Cimahi dahulu bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai Kota Administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Kemudian Pada tanggal 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai Kota Otonom
2.3  Visi dan Misi Lokasi  Prakerin
2.3.1  Visi  STKIP  Pasundan  Cimahi
Visi
Menciptakan generasi pendidik yang Luhung Elmuna, Panceg Agamana, dan  Jembar Budayana.
2.3.2 Misi  STKIP  Pasundan  Cimahi
Misi
        Menyelenggarakan Tri  Dharma Perguruan tinggi  agar dapat memberikan konstribusi bagi pembangunan nasional dan daerah yang menjunjung tinggi  nilai-nilai religi (ke-Islamanan) dan nilai-nilai budaya (ke-Sundaan) secara komprehensif dalam bidang kependidikan.


2.3.3    Tujuan  STKIP  Pasundan  Cimahi
1)      Tujuan umun STKIP Pasundan Cimahi adalah :
a)      Menyelenggarakan pendidikan tinggi guna menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian;
b)      Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunanya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

2)      Tujuan khusus STKIP Pasundan Cimahi adalah :
a)      Menghasilkan tenaga kependidikan yang memiliki kemampuan akademis, sosial, kepribadian dan profesional.
b)      Menghasilkan berbagai penelitian dalam bidang ilmu pendidikan sehingga mampu menghasilkan berbagai temuan bagi perkembangan teori dan praktek kependidikan.
c)      Menghasilkan tenaga pendidik yang memiliki kecerdasan intelektual, spritual, emosional dan kreatifitas/sosial.
d)     Menghasilkan ilmuan/peneliti dalam ilmu pendidikan yang sesuai dengan progam studi .
e)      Melaksanakan program pengabdian pada masyarakat, yang berhubungan dengan bidang kependidikan.






2.3   Struktur  Organisasi



.

BAB 3
PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKERIN

3.1  Waktu   Pelaksanaan
        Waktu pelaksanaan kegiatan PRAKERIN  SMK Negeri 1 Maja di laksanakan dalam waktu 3 bulan, tepatnya pada tanggal 13 Januari 2014 s/d tanggal 28 Maret 2014.

3.2  Deskripsi  Kegiatan  Prakerin
3.2.1  Merakit  Personal  Komputer
 Merakit PC merupakan kegiatan memasang semua komponen komputer pada Casing untuk menjadi sebuah PC utuh yang bisa di operasikan dan siap di gunakan dengan melalui beberapa proses terlebih dahulu. Merakit PC merupakan hal yang paling mendasar yang harus di kuasai oleh seorang teknisi komputer khususnya siswa yang mengambil program keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan.
          Dalam melakukan kegiatan merakit PC kita harus selalu memperhatikan K3 (Keamanan Keselamatan Kerja) , Serta lakukan kegiatn merakit PC sesuai SOP (Standar Operasional Posedur). 

       Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :

1.      Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak hasil rakitannya.
2.      Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan.
3.      Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.
4.      Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.
5.      Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.



Alat dan Bahan

A.    Alat yang digunakan  :
1.      Obeng ( + ) dan Obeng ( - ).
2.      Tang Lancip/cucut  dan Tang Kombinasi.
B.     Bahan yang di gunakan :
Adapun bahan – bahan yang di perlukan untuk merakit sebuah PC yaitu mencakup semua komponen PC yang akan di rakit, seperti :
1.      Case Komputer.
2.      Motherboard.
3.      Processor.
4.      Heatsink.
5.      Harddisk.
6.      Memory ( RAM ).
7.      CD/DVD ROM.
8.      Power Supply.
9.      VGA Card.
10.  Baut.
Serta komponen periferal lainnya apabila di butuhkan, seperti kabel – kabel penghubung, Sound Card, LAN card, dll.







Langkah-langkah Perakitan
Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU :
1.      Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.

2.      Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.
3.      Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor.
4.      Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard. Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.
5.      Siapkan casing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.



6.      Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini.
7.      Setelah itu masukkan motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak. Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada casing dengan benar.
8.      Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.
9.      Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.
10.  Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.
11.  Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.
12.  Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.
13.  Pasang konektor power supply pada tempatnya yang terdapat di motherboard.
         Semua kabel dari Power Supply harus terpasang semua dengan benar, adapun dampak mendasar yang terjadi karena kesalahan pemasangan kabel Power Supply yaitu, komputer tidak menyala saat di nyalakan karena tidak ada arus listrik yang mengalir dari kabel Power yang terpasang tidak sempurna.
14.  Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan pad konektor lainnya yang terdapat di motherboard seperti gambar berikut.

15.  Setelah kita selesai merakit semua komponen kemudian pasang penutup casing dan perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik.
        Selanjutnya hidupkan bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus  di lakukan pengecekekan atau diagnosis permasalahan, kemudian lakukan tindakan Trouble Shooting.







3.2.2   Menginstall  Sistem  Operasi
MENGINSTAL WINDOWS 7

       Setelah selesai merakit komputer, jika komputer ingin dapat di gunakan tentunya komputer harus di Installkan Sistem Operasi telebih dahulu. Banyak Sistem Operasi yang di pakai oleh User di seluruh dunia, di antaranya :
1.      POSIX
2.      UNIX
3.      MS DOS
4.      MS WINDOWS
5.      LINUX
6.      APPLE
       Dari sekian banyak Sistem Operasi, ada yang berbasis GUI dan TEXT, umumnya SO GUI lebih banyak di gunakan karena lebih mudah dalam pengoperasiannya, seperti WINDOWS. Saat ini banyak pemakai yang menggunakan SO WINDOWS khususnya Windows 7, karena memiliki beberapa kelebihan, seperti : Proses Boot/Shutdown lebih cepat, tampilan grafis lebih bagis dari segi 3 Dimensi yang menonjol, Fitur Security yang benar – benar ketat, konsumsi daya CPU, HDD, dan RAM yang di butuhkan System service lebih sedikit. Dll.

LANGKAH – LANGKAH  MENGINSTALL  WINDOWS  7

Adapun langkah – langkah Menginstall Windows 7 adalah sebagai berikut :

1.      Nyalakan komputer jika semua komponen Periferal telah terpasang dengan menekan tombol Power CPU dan Monitor.
2.      Masuklah ke BIOS, lalu ubah lah First Bootingnya menjadi CD/DVD.
3.      Masukkan CD/DVD Windows 7 ke CD/DVD Room.
4.      Tekan ENTER atau sembarang saat ada tampilan ini :
5.      Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini :
6.       Pilihlah Bahasa, Waktu, dan Keyboard Input Methode, lalu Tekan Next
7.      Lalu Tekan Install Now.
 




8.      Tunggu lah proses Setup is starting.
9.      Centang/Ceklis pada kotak I accept the license terms, lalu tekan next.




10.  Kemudian pilih Custom Advanced untuk memilih di Drive mana Windows 7 akan di Install.
11.   Kita bisa mengatur drive sekaligus partisi pada step ini,  bagilah hardisk  minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option, atau langsung saja tekan next.
 




12.  Kemudian  tunggu  Proses  Installing  Windows, pada tahap ini membutuhkan  waktu  yang  cukup  lama.

13.  Expanding Windows Files.



14.  Completing Windows.
15.  Secara otomatis Windows akan Restart





16.  Tunggu hingga muncul tampilan seperti di bawah ini, Setup is updating registry settings.
17.   Tunggulah proses Setting up is starting the services.
 


18.  Instalasi akan dilanjutkan secara otomatis, melanjutkan step Completing Windows.
19.  Kemudian  setelah  Completing  Windows,  akan  muncul  tampilan  seperti di bawah ini, tunggu beberapa saat.
20.  Setup is preparing your computer for first use.
21.  Setup is checking video performance.


22.  Masukan  Nama  User  dan  Nama Komputer. Kita bisa lewatkan step ini tanpa mengisi User Name dan Nama Komputer dengan langsung tekan Next.
    
23.    Jika perlu password ketikkan passwordnya 2 kali atau kosongkan saja jika   tidak ingin mempassword user .
   

24.   Masukkan product key serial number windows 7, jika telah selesai kemudian tekan Next.




25.  Pilih Level Proteksi Keamanan dari Microsoft.
26.   Atur Zona waktu  (untuk Indonesia +7 dari GMT), kemudian tekan Next.
27.  Kemudian  muncul  tampilan  Windows  7  Ultimate,  Windows  is Finalizing  your  settings, tunggulah proses ini beberapa saat.
28.  Pada  tahap  ini  kita  hanya  perlu  menunggu  sebentar.
29.  Windows Preparing your desktop, tunggu.
30.  Installasi Windows 7 selesai, dengan tampilan seperti di bawah ini.
















3.2.3   Pembuatan  dan  Pengkabelan  Jaringan LAN (Local Area   Network).

PEMBUATAN JARINGAN LAN SEDERHANA


         LAN (Local Area Network) merupakan jaringan yang di batasi oleh area yang relatif kecil, umunya hanya mencakup sebuah gedung perkantoran ataupun sekolah, dan biasanya tidak jauh sekitar 1 km.
        Jaringan LAN pada umumnya lebih banyak menggunakan kabel data jenis UTP ( Unshielded Twisted Pair ) yaitu standar kabel untuk koneksi jaringan LAN, komputer yang kini banyak di pakai pun umumnya sudah sudah di lengkapi dengan LAN Card atau di sebut juga NIC (Network Interface Controller) atau Ethernet card, contoh dari jaringan  LAN paling sederhana yaitu kegiatan Sharing data antar komputer PC ataupun Laptop.

PERSIAPAN PEMBUATAN JARINGAN LAN
A.       Alat  dan  Bahan.

                 
       Berikut ini adalah Alat dan Bahan yang di perlukan untuk membuat sebuah jaringan LAN sederhana :
1.       Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair ).
2.       Konektor RJ 45. 
3.       Tang Crimping.               
4.       LAN Tester.
B.      Pembuatan  Kabel  LAN.
   Ada 2 jenis kabel jaringan lan yaitu Jenis Straight dan Cross keduanya memiliki perbedaan dari fungsi dan pembuatan, tetapi dijaman yang serba modern ini terkadang hanya kabel jaringan Straight saja yang biasa banyak digunakan bahkan untuk Switch/Hub sekalipun.
Adapun langkah – langkah membuat kabel jaringan LAN yaitu :
1.      Kupas kedua ujung kulit luar kabel utp menggunakan tang potong atau gunting, dengan panjang kira-kira 2 cm, seperti gambar dibawah.
2.      Kemudian urutkan warna-warnanya dengan menggunakan tipe Straight, seperti gambar dibawah ini atau silahkan menggunakan tipe cross sesuai kebutuhan.
3.       Setelah kedua ujung kabel diurutkan warnanya sesuai konfigurasi di atas, ratakan ujung kabel utp dengan memotong sedikit bagian kabel (tidak usah di kupas kabelnya), kira -kira hasilnya seperti ini :
4.      Masukkan kabel tersebut kedalam konektor RJ -45 secara hati-hati, jangan sampai tertukar urutannya, maka hasilnya akan seperti ini :
5.      Kemudian crimping/jepit kabel tersebut menggunakan tang crimping sampai benar-benar kabel UTP terpasang kuat dengan konektor RJ-45.
6.      Jika semua kabel sudah terpasang dengan benar, selanjutnya tes menggunakan cable tester.
7.      Tancapkan ujung masing-masing kabel pada Port/Lubang Konektor yang ada pada Tester.
        jika kabel tester menyala secara berurutan dari 1 – 8 maka kabel yang anda crimping sudah benar dan berjalan dengan normal, jika kabel tester menyala tidak berurutan atau salah – satunya tidak ada yang menyala, berarti ada yang salah dari urutan kabel atau kabel kurang tertekan, solusinya crimping/jepit lagi kabel tersebut menggunakan tang crimping atau jika masih gagal terpaksa harus mengcrimping ulang. Jika masih seperti itu ada kemungkinan kabel testernya rusak.




3.3  Kesan Dan Kendala Pelaksanaan Prakerin

3.3.1  Kesan  Pelaksanaan  Prakerin

Adapun Kesan Yang di alami oleh Penulis di antaranya yaitu :
1.      Jujur Penulis terkesan melihat Fasilitas Lab. IT    STKIP Pasundan Cimahi, di mana Fasilitas Komputer di sana sudah tergolong canggih serta jumlah yang memadai dengan para mahasiswa yang melakukan kegiatan Pembelajaran.
2.      Penulis banyak mendapat hal – hal baru yang dapat menambah Wawasan dan Pengetahuan, terutama pengetahuan yang sesuai dengan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan.

3.3.2  Kendala  Pelaksanaan  Prakerin

Adapun Kendala yang di alami oleh Penulis di antaranya yaitu :
1.      Kendala Sebelum Melakukan Kegiatan Kerja :
a)    Sering kali hujan yang deras di saat akan berangkat ke tempat pelaksanaan Prakerin, sedangkan kita harus datang tepat waktu ke tempat Prakerin, hal tersebut sering menjadi kendala untuk Penulis,di mana karena itu Penulis sering datang kurang tepat waktu.









2.      Kendala Saat Melakukan Kegiatan Kerja :
a)    Kegiatan Praktek Kerja sering terganggu jika Lab akan di gunakan untuk kegiatan Belajar, karena penulis Melakukan kegiatan Kerja di LabOleh karena itu kegiatan Praktek kerja sering kali di pindah tempatakan ke ruangan yang kurang Memadai dan Memfasilitasi.
b)   Sering kali Penulis Merasa bingung untuk melakukan pekerjaan apa setiap kali akan memulai, di karenakan kurangnya koordinasi dan bimbingan Pembimbing dari Pihak Instansi.

       Banyak Kesan dan Kendala yang di alami Penulis Selama kurang lebih Tiga Bulan melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang bertempat di STKIP Pasundan Cimahi yang tidak bisa di sebutkan satu persatu, akan tetapi hal terseebut dapat di jadikan motivasi dalam melasanakan kegiatan Praktek Kerja Industri.

  BAB IV
PENUTUP

4.1   Kesimpulan
        Dari pengalaman PRAKERIN yang di laksanakan di STKIP Pasundan  Cimahi  selama tiga bulan, tepatnya dari tanggal 13 Januari 2014 sampai dengan tanggal 28 Maret 2014 dapat di simpulkan :
1.      Kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)         merupakan suatu pelaksanaan kegiatan sekolah untuk menyalurkan bakat dan kemampuan siswa SMK di dunia kerja secara langsung, dengan tujuan melatih Kemampuan Profesionalitas para siswa secara Real di dunia kerja.
2.      Dengan adanya kegiatan PRAKERIN, semua siswa banyak mendapatkan pengetahuan baru dan pengalaman yang bernilai positif mengenai Sistem dan teknis bekerja di tempat prakerin terutama pengetahuan yang di dapat kan yang sesuai dengan jurusan atau prodi masing – masing.
3.      Dari kegiatan Praktek Kerja secara langsung bila di kaitkan dengan metode pembelajaran secara Teoritis, ternyata dengan kegiatan Praktek secara langsung lebih memudahkan kita dalam menyerap pengetahuan.       Dapat di simpulkan, kegiatan PRAKERIN mempunyai tujuan bagi siswa SMK untuk Melatih, Mengasah, sekaligus Menguji Keterampilan dan keahlian yang di miliki sesuai Prodinya masing – masing secara langsung di DU/DI.

4.2    Saran – Saran

4.2.1        Saran Kepada STKIP Pasundan Cimahi

1.      Diharapkan bagi  STKIP Pasundan Cimahi agar memberikan peluang pada SMK Negeri 1 Maja khususnya Prodi TKJ untuk bisa kembali  melaksanakan Praktek Kerja Industri pada tahun - tahun ajaran berikutnya.
2.      Diharapkan bagi instansi / perusahaan agar memberikan pekerjaan yang sesuai dengan program keahlian siswa agar  siswa  lebih memahami pekerjaan tersebut.
3.       Di harapkan kepada STKIP Pasundan Cimahi agar memberikan suatu Pekerjaan yang lebih banyak  dan terperinci, serta di harapkan  lebih memperhatikan para siswa  Prakerin.




DAFTAR PUSTAKA

STKIP Pasundan C.(2014) “Sejarah”
http://www.stkippasundan.ac.id/sejarah/ [Di akses 26 Maret 2014]

Web, Hong  (2013) “Langkah – langkah cara menginstall Windows 7 lengkap dengan gambar”

Tipstriks, (2009) “Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana”

Nazar, Rudi (2013) “Cara membuat Kabel LAN”




LAMPIRAN

DOKUMENTASI KEGIATAN PRAKERIN
Foto Dokumentasi Pelaksanaan Praktek Kerja Industri
                            

      Kegiatan Merakit Personal Komputer (kiri) , Kegiatan Mengecek Komponen Hasil Perakitan  (kanan).

    
                                                                                       
 


Kegiatan Merakit Personal Komputer (kiri dan kanan).
Kegiatan Saat akan Mengecek dan Mempartisi Ulang Storage Harddisk pada PC.



Foto dokumentasi kegiatan prakerin : Saat akan melakukan pengecekan koneksi internet tiap Komputer.
Foto dokumentasi : kegiatan pengecekan kabel LAN yang tersambung Hub/Switch.



Artikel Terkait

LAPORAN PRAKERIN TKJ
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email