Kamis, 28 Agustus 2014

PUISI X



PUISI
Dhe Rozy
SIRNA

Dua musim dilalui dalam ikatan janji
Seiring dengan warna-warni bumi
Wanginya yang khas senantiasa hiasi
Dari setangkai bunga yang wangi
                                                    ------------             
Bangun di musim yang baru
Pagi itu terasa bukan pagi yang biasanya
Seakan dunia gelap oleh kabut malam
Cahaya mataharipun hilang ditelannya
Aku pikir itu hanya dari musim yang baru
Yang akan mudah dilewati
Seperti musim-musim sebelumnya
--------------
Namun, seiring dengan berjalannya waktu
Corak warna dalam bunga itu kian memudar
Sampai akhirnya sirna
Sungguh aku tak mengerti, bagaimana bisa
Aroma bunga yang sudah tidak wangi lagi
Tangkai bunga yang sudah dipenuhi duri
Mungkin suatu saat nanti dia akan mengerti
Itupun jika ia masih mempunyai hati nurani
-------
Dan, andai saja nanti
Aku menemukan kembali bunga yang wangi,
Kuharap corak dan warnanya jauh lebih berarti.
dan wanginya kan slalu abadi dalam hati.

Artikel Terkait

PUISI X
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email